Senin, 23 September 2019

Istilah-Istilah dalam Bisnis Properti Rumah




Gx-Mod - Di dalam berbisnis  properti rumah, sering ditemukan kata-kata atau akronim yang asing bagi orang awam. Mari mengenal beberapa istilah di dalamnya.


Istilah
Arti
AJB

Akta Jual Beli.

BBN

Bea Balik Nama
BPHTB

Bea Perolehan Hak Tanah dan Bangunan
BPN

Badan Pertahanan Nasional.

Fasum

Fasilitas Umum.

Fasos

Fasilitas Sosial.

FLPP

Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan
GSB

Garis Sempadan Bangunan.

GSJ

Garis Sempadan Jalan.

HGB

Hak Guna Bangunan.

HGU
Hak Guna Usaha.

HPL
Hak Pengelolaan Lahan.

IMB
Izin Mendirikan Bangunan.

IPB
Izin Penggunaan Bangunan.

KPR
Kredit Pemilikan Rumah.

KPA
Kredit Pemilikan Apartemen.

KDB
Koefisien Dasar Bangunan.

NJOP
Nilai Jual Objek Pajak.

NPWP
Nomor Pokok Wajib Pajak.

PBB
Pajak Bumi dan Bangunan.

PPAT
Pejabat Pembuat Akta Tanah.

PPJB
Pengikatan Perjanjian Jual Beli.

PPN
Pajak Pertambahan Nilai.

RAB
Rancangan Anggaran Biaya.

Ruko
Rumah Toko.

SBDK
Suku Bunga Dasar Kredit.

SHGB
Sertifikat Hak Guna Bangunan.

SHM
Sertifikat Hak Milik.

SIUP
Surat Izin Usaha Perdagangan.

SIPPT
Surat Izin Penunjukan Penggunaan Tanah.

SPPT
Surat Pemberitahuan Pajak Terutang.

SPOP
Surat Pemberitahuan Objek Pajak.

TDP
Tanda Daftar Perusahaan.

UUPA
Undang-undang Pokok Agraria.



Dari istilah-istilah di atas, baik sebagai calon pembeli maupun pengusaha properti harus mengetahuinya secara detail. Pasalnya, dalam jual beli properti rumah dibutuhkan surat-surat berharga dan peraturan undang-undang yang ketat. Ada hal-hal lain yang harus diperhatikan saat menjalankan bisnis properti.

Status Kepemilikan

Ketika anda memulai untuk usaha properti rumah, status kepemilikan sebuah properti harus jelas. Sebelum membelinya, anda harus memastikan bahwa bangunan tersebut bersurat lengkap dan digunakan dengan semestinya.

Lokasi

Harga sebuah rumah akan sangat tergantung dengan lokasi dibangunnya rumah tersebut. Apabila lokasi tersebut semakin dekat dengan akses jalan raya dan fasilitas umum lainnya, maka harganya akan lebih tinggi. Sebagai gambaran awal, carilah rumah yang lokasinya berdekatan dengan tempat wisata. Dengan begitu, harga jual yang dimiliki rumah tersebut akan naik. Namun, modal yang perlu anda keluarkan juga banyak. Maka, perhitungkan dengan matang sebelum memulai bisnis ini.

Modal
 
Anda dapat memulai bisnis properti rumah dari nol ataupun melakukan pinjaman. Sebagai langkah awal, anda dapat menjadi broker yang menjadikan properti orang lain sebagai barang dagangan anda. Mulai dari mengiklankan hingga mendapatkan pembeli dapat anda lakukan dengan modal tenaga dan pikiran saja. Biasanya, anda akan mendapatkan keuntungan dari selisih harga. Seiring berjalannya waktu, anda akan mendapatkan pengalaman dalam jual beli properti dan semakin paham dengan istilah-istilah yang digunakan dalam bisnis properti rumah.
Ketekunan dan kegigihan dalam berusaha adalah kunci dari kesuksesan, pelajari istilah dalam berbisnis agar tidak mudah bingung dan dapat menjelaskan dengan gamblang mengenai bisnis anda.


EmoticonEmoticon